MUT IARA INDAH DARI PULAU KECIL Aku yang masih saja bersandar di bawah pohon mangga , ditemani sayup-sayup angin yang berlari – lari mencoba menggugurkan dedaunan . Sore itu memang beda dengan sore yang lain , m aklum di negeri ini sedang mengalami musim panca roba. Membuatku semakin tercekik dengan keadaan ini, aku adalah siswi yang baru lulus SMA. Kecerdasanku cukup tinggi dalam bidang nonakademik salah satunya adalah seni tari. Namun, secarik harapan untuk melanjutkannya ke jenjang yang lebih tinggi harus kupendam dalam – dalam karena terbatasnya uang dan lokasi sekolah yang jauh. Meski kadang menyentak ke dalam pikiran tapi apa daya saat ini aku hanya mampu menatap rumahku yang telah pudar warnanya, genting yang satu persatu mulai merosot dan satu persatu mulai ada yang jatuh, karena tuanya penyangga hingga tak mampu menopangnya , juga daun pintu yang berteriak saat angin sedikit kencang datang...
Jika umurmu tak sepanjang dunia, maka sambunglah dengan tulisan..